Si Burung Bangau

Karena ini banyak banget yang nanya “gimana akhirnya bisa?” mari kita bahas di sini yaa. :mrgreen:

Akhir Des 2016
Mas rencana beli tiket mudik lebaran 2017, udah booking.. tapi entah kenapa 2 jam kemudian belum dibayar2. HINGGA sampe menjelang lebaran pun kita belum beli2 tiket pesawat. Lirik2 harga tiket sih sering, tapi entah kenapa gak dibeli2. Murah2 padahal.

17 Mei 2017
Hari pertama haidh

24 Mei 2017
Selesai haidh

26 Mei 2017
Malam pertama Ramadhan, bukannya tarawih, gue dan mas pulang kerja malah main ke KoKas, makan es krim Cold Stone (yang enak banget itu ya Alloh), saya cari2 perfume.. akhirnya daftar member The body shop (telat ya. I KNOW), dan beli perfume + body butter. Ada 2 pilihan waktu itu: sepaket vanilla or sepaket moringa. Gue pribadi suka Moringa, tapi gue minta mas yang pilih 😈 dan ternyata sama, mas juga suka yang moringa. ok lha sip. (Belakangan baru ngeh Moringa itu Daun Kelor. Errr…)

Continue reading “Si Burung Bangau”

Advertisements

This is not easy.

Never been easy.

This is the price i should pay for dreaming. Oh Not, but this is the way for living the dream.

Setelah dua semester cuti, sekarang lanjutin studi lagi.

Semoga selalu dalam ridho dan berkah Allah SWT.

…….

Lamat-lamat mengingat wajah Bita saat tadi ditinggal pergi kuliah ummi-nya.

Tears oh tears.. she smiled btw.

#makinderes

Dysentery #2

(Lanjutan dari post sebelumnya)

Jumat

Bita sekolah seperti biasa. Sempet juga telpon oma-nya Bita, at least gue minta doa. Di Daycare, I did show them that I very concern to this anonymous syndrome. I know they notice my gesture.

Hari Jumat ini demamnya Bita naik turun, kadang 38 lebih, kadang 36 di suhu normal, kadang 37. Perasaan gue campur aduk. Panic.

Malamnya masih demam, Bita-nya masih aja ceria, ketawa-ketawa, senyum-senyum. Hatiku makin sedih lihatnya. Segitu kuatnya dia tahan sakit.. padahal Abi nya aja kalau demam 38 sudah menggigil. Kami putuskan, demam gak demam besok pagi, kami ke RS, gak mungkin nunggu Minggu, karena Minggu semua DSA libur.

Sabtu

Di RS periksa sama dokter ganteng lagi (karena yang tau riwayat Bita sebelumnya)  Saat diperiksa dan info bahwa Bita masih demam, otomatis dokter rekomendasi tes darah. Tapi.. saat gue bilang kalo Bita HAMPIR setiap NenenI pup, dan saat itu juga lagi pup, maka dokter langsung melek. Dan nyuruh banget tes feses.

Kenapa gak dari kemaren aja ya tes feses? Continue reading “Dysentery #2”

Dysentery #1

Rabu Malam

Beberapa minggu yang lalu setelah dari daycare, Bita tidur dengan nyenyak dan damaii banget, sampe gue pun ngebatin sendiri “enak yaa kalau pulang daycare terus nenen dan langsung tidur”. But then it went wrong.

Kamis

Tengah malam Bita bangun minta nenen, saat nyusuin kepalanya terasa hangat. Gue pikir mungkin haus jadi badannya hangat. Tapi 2 jam kemudian Bita bangun lagi dan sama, hangat lagi, sambil nenen sambil pup. Fix ngerasa udah aneh karena badannya hangat sampe dua kali , langsung kasih tau mas dan ambil thermometer. Bener ternyata.. suhunya 38 derajat celcius.

20180803_032001327068290.jpg
ngeri

Ingat kata DSA kalau sudah 38 derajat celcius itu harus segera dibawa ke RS untuk dicek, kalau suhu 37.5 masih tolerir untuk bayi. Otomatis minta cuti sama Bos, suami juga. Dan pergilah ke RS. Kebetulan DSA nya Bita lagi gak praktek, jadi siapapun yang ada aja yang penting diperiksa. Kebetulan yang ada DSA Syaiful Effendy (yang terkenal ganteng RUM sejagat internet itu :p ).

Continue reading “Dysentery #1”

Pejuang Asi

Alhamdulillah Bita lulus S1 Asi. Yeayyyy! Perjuangannya beneran gak gampang deh. Gue yang idealis keukeuh banget Bita gak dikasih sufor sementara stok asi juga gak ada. ((GAK ADA)). Literally gak ada stok asi, dimana gue sendiri pun ngantor.

Caranya gimana kok bisa?

>> Kejar2an stok. Hehehe.

Continue reading “Pejuang Asi”