Lack of commitment, or miscommunication??

Agak gak update kalau saya baru memasukkannya ke blog sekarang, tapi toh daripada tidak sama sekali kan?? 🙂

di sini saya ingin berbagi mengenai pengalaman saya di sebuah kepanitiaan. Berikut ceritanya..

Kejadian ini terjadi pada tanggal 12 September 2009, hari Sabtu, dimana beberapa anggota ROHIS berniat mengadakan kunjungan dan santunan ke panti asuhan, dan kami menyebut acara tersebut sebagai ‘Tanda Cinta Ramadhan” atau TCR.

Dimulai dari awal aja ya ceritanya……….. maksudnya dari survey panti asuhan ^^

Jadi saya merupakan salah satu panitia acara yang disebut ‘tanda cinta ramadhan’ yaitu acara kunjungan dan santunan kepada salah satu panti asuhan di wilayah Jabodetabek. Panitia nya merupakan para ikhwan dan akwat rohis kampus kami tercinta, Universitas Bakrie. Well…klo gak salah pada tanggal 11 agustus kami survey panti asuhannya…

Pada tanggal 11 agustus 2009 kami pergi menuju salah satu panti asuhan di daerah Depok, sebut saja panti asuhan mekar selalu (demi mempertahankan nama baik panti asuhan tersebut, lagipula saya tidak mau mengalami kasus seperti yang Prita alami, hehe..^^).  Di sana kami disambut baik oleh seorang wanita paruh baya yang merupkan pengurus panti tersebut, wajahnya teduh, pakaiannya sederhana, memakai daster, dan jilbab (tepatnya sebuah bergo). Bla bla bla……. Kami pun berbincang-bincang dengan ibu tersebut mengenai niat kami untuk datang pada tanggal 12 September 2009, untuk mengadakan acara silaturrahmi dan santunan, sekalian buka puasa bersama. Ibu itu pun setuju, tetapi…. Ada kata-kata yang selalu kami ingat, yaitu “ kalau tidak salah tanggal 12 kami telah memiliki jadwal lain, diundang buka puasa bersama di tempat lain, tetapi tidak masalah, kan hanya beberapa anak yang dibawa pergi, sisanya bisa ikut buka puasa bersama adik-adik”. Begitulah kata ibu tersebut, jadi kami pun mengadakan dealing dengan ibu tersebut bahwa hari Sabtu tanggal 12 September 2009 kami akan datang.

Hari demi hari kami lalui untuk mempersiapkan acara tersebut dengan berbekal niat tulus ingin melihat senyum bahagia adek-adek kecil yang kurang beruntung nan soleh dan solehah. Saya sebagai tim donasi pun mulai bergerak untuk mencari donatur. Tim lain??? tentunya sibuk pula dengan bagian nya masing-masing.

Well….. hari H pun tiba

Sabtu, 12 September 2009

Sekitar pukul 10.00WIB ketua pelaksana TCR kami menelpon ibu panti asuhan mekar selalu untuk mengonfirmasikan bahwa ba’da zuhur kami akan tiba ke lokasi. Tetapi…..sayangnya, ehem….ini bagian yang paling gak enak, dan paling……

Ok intinya ibu itu bilang pada ketua pelaksana TCR kami bahwa pada hari itu panti asuhan mekar selalu akan kedatangan tamu dari perusahaan X, dan kata beliau, beliau telah mengatakan hal itu pada saat kami survey, katanya kami saja yang tidak menyimak. walah walah…. kecewa rasanya. kami tentunya ingat betul saat dealing apa yang ibu tersebut katakan. tentu saja ibu tersebut lebih memilih PT X untuk menyantuininya saat itu, yang notabene lebih menjanjikan secara materi daripada kami yang mewakili universitas kami.(wah, saya sudah mulai su’uzhon nih…^^)

Shock?? Shock banget.

Kecewa?? Gak salah lagi

Kami pun berpikir untuk tidak berburuk sangka, dan berpositif thinking dengan berpikir bahwa ada porsi kesalahan kami juga dengan tidak konfirmasi tiga hari sebelumnya alih-alih pada hari H. agak lama hilang shocknya… dan ketua ROHIS yang merupakan panitia TCR juga, segera pinjam laptop saya dan googling, browse daftar panti asuhan. Selain itu dia dan ketua pelaksana TCR pun segera SMS relasi-relasi nya yang mungkin mengetahui kira-kira panti asuhan mana yang HARI ITU JUGA bisa kami datangi untuk buka puasa bersama dan acara santunan (makanan sebanyak seratus kotak lebih sudah dipesan lho)

And do you know??? It was so surprising us

Ternyata di daerah dekat kampus, masih seputaran daerah kuningan, tepatnya pada daerah Karet Belakang (KarBela), salah satu panitia beberap jam sebelum jam 5 sore, menemukan sebuah panti asuhan, tapi gak bisa disebut panti juga sih, soalnya mereka sendiri menyebut lembaga social mereka sebagai Santunan Anak Aisiyah. Hmm…. Terdengar lebih down to earth 🙂

Dengan berbekal niat tulus dan adanya amanah di pundak kami semua dari seluruh warga kampus yang telah menyisihkan sebagian uangnya untuk mereka yang membutuhkan, kami berangkat dengan mobil teman-teman panitia lainnya. Sesampainya di sana, lebih mengejutkan lagi..

Kenapa??? Suasanya tidak seformal dan kaku yang dibayangkan, mereka semua menyambut kami para panitia dengan hangat. Acara-acara pembukaan yang dilengkapi dengan tausiyah pun berjalan dengan hangat dan nyaman. Si ibu pemilik lembaga sangat ramah, sikapnya seperti pada anaknya sendiri, dan adek-adek kecil di sana sangat sopan dan tidak malu berbaur dengan kami. Kami shalat berjamaan, makan bersama, foto-foto juga (gak ketinggalan tentunya….. J ), apalagi karena banyak anak kecil imutnya, aku sampe foto berkali-kali ma anak-anak imut itu, dengan berbagai pose,hehehe….. I DO LOVE KIDS, really !!!!!!

Dengan kata lain kami di sana senang dan puas ^^ kami merasakan kekeluargaan dari pihak panti asuhan, tidak yang seperti kami bayangkan sebelumnya.

Mungkin inilah apa yang disebut “Allah selalu memberikan yang terbaik pada kita”

Seandainya kami tetap dip anti asuhan pertama, panti asuhan mekar selalu, mungkin kami tidak akan sesenang ini, sepuas ini, sebahagia ini.

Ya…… tidak diragukan lagi. Allah memang Maha Kuasa, Maha Besar.

Pelajaran: semua ini proses, nikmati saja, nikmati setiap penderitaan dan kebagiaan yang dirasakan, karena perbedaannya sangat terasa, dan kita akan mensyukuri saat bahagia, dan akan hidup penuh pengharapan saat menderita. Hidup penuh harapan itulah jiwa yang harus diisi…..

Advertisements

Tell me anything :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s