“Kamu” dan “Kalian”

Kata “Kamu” dan “Kalian” dalam suatu percakapan itu biasa, tidak ada yang salah jika diucapkan, dan terdengar wajar di Indonesia. Sayangnya tidak demikian pada The Emiral.

Let’s imagine, sebenarnya wajar kalau saya berkata pada adik saya “kamu taruh mana tadi baju kakak?”, tapi pada faktanya yang kami katakan adalah nama orang kedua tersebut, yaitu “nona taruh mana tadi baju kakak?”. Juga tidak ada kata-kata “pinter kamu,,,,”, yang ada “dek dara pinter,,,” pada The Emiral.

Hey, kenapa ini jadi masalah besar?

Huft

Papi pernah marah saat mendengar salah satu di antara kami tidak menyebut nama untuk panggilan, alih-alih sebut nama. Bahkan untuk memanggil atau menyebut adik-adik saja, saya harus menambah kata ‘dek’ di depan. Dek dona (boleh juga nona), Dek dendy (boleh juga Bandi), Dek Dara (bisa Ala, Unyil, Nyil), kak Nona, dsb. Yang penting jangan sebut ‘kamu, kalian’

Papi Mami masih wajar kalau ada teman-teman yang bilang ‘kamu’ di hadapan mereka, tetapi jika sudah kenal dekat, umumnya akan terjadi perubahan seiring adanya adaptasi yang dilakukan teman-teman terhadap The Emiral.

Yup. Itulah sekilas info tentang kami :p

Advertisements
Categories FYI

4 thoughts on ““Kamu” dan “Kalian”

Tell me anything :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s