Facebook Friend Request

Yapp… satu lagi penggemar calon teman memutuskan hubungannya dengan saya 😀

Wajar kan saya gak asal confirm request friend di facebook?

Ceritanya ada yang add request friend ke fb saya, berbulan-bulan belum saya confirm, saya notice dengan orang satu ini walau gak kenal dia. Suddenly saat buka-buka friend request list, untuk confirm orang-orang yang probable untuk dikonfirm. Di situlah saya lihat orang tersebut namanya sudah tak ada. Artinya si mantan-calon teman sudah remove friend request nya.  I am sorry.. I have no idea who you are, the way you are, girl.

Girl??? hoho.. Yup, the one is a woman.

FB is really such a phenomenon (besides twitter). For confirming, or rejecting.. sometimes we should make a big deal.

Mas lebih lucu lagi, ada beberapa kenalannya yang dimasukkan ke group “banned” buatan mas sendiri. Orang-orang yang dimasukkin ke group itu mas setting agar gak kan bisa liat profile mas kecuali “info” dan album profile picture beserta wall photos aja. Gak bisa liat wall, album foto, bahkan status fb (kecuali status nya dibuat public) 😆

Saya liat tuh siapa aja anggota group banned yang mas masukin, alasannya juga dijelasin ma mas. Group seperti ini memang ampuh untuk orang-orang yang … (1) gak enak kalo kita gak confirm mereka, atau (2) orang yang kita “add”untuk menjaga hubungan baik saja, karena gak lucu aja kalo pernah kenal dekat tapi gak temenan di fb.

Itu yang saya simpulkan dari group banned nya mas :mrgreen:

Kalau saya daripada bikin group banned, lebih baik sortir di awal sebelum confirm.

Saya akan confirm mereka jika :

1.Saya kenal
2.Meski belum kenal, tapi mutual friend nya banyak. Biasanya ini yang satu kampus, SMP, SD, SMA, Eagle Award, atau organisasi lainnya. Minimal 10 MF. Kalo belum 10, (biasanya) belum dikonfirm, tunggu sampe MF nya banyak dulu. saya harus yakin dulu temen baru saya ini mau dimasukin grup frien apa.
3.mutual friendnya gak hanya cewek semua. Khawatir akan friend dengan pengoleksi wanita (hiiyyy)
4.walau gak kenal, dan MF nya sedikit, tapi dia send message yg menguatkan alasannya untuk friend-an
5.gak bikin risih, atau tidak membuat saya seperti merasa di-stalk.

Bukan sok eksekutif, hanya lebih kepada menjaga diri dan menjaga hati 🙂

I am pretty sure teman-teman pembaca melakukan hal yang sama. So for mantan-calon teman.. no hard feeling ya. (padahal niat confirm, pas anak saya sudah SMA. Swear. Niatnya begitu)

Advertisements

Tell me anything :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s